Penyebab BLT Gaji Tidak Kunjung Cair

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan, telah mencairkan tahap pertama bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu dalam program Bantuan Subsidi Upah (BSU). Pencairan BLT tahap pertama sudah dilakukan mulai 27 Agustus 2020 kemarin.

Ida Fauziyah Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) menyatakan total penerima subsidi gaji karyawan berjumlah 15,7 juta pekerja. Dan pencairan pada tahap awal baru menyasar 2,5 juta pekerja. Sehingga, masih ada jutaan pekerja lainnya yang belum menerima BLT Rp 600 ribu.

Pada tahap pertama subsidi gaji karyawan ini pencairannya sebesar Rp 1,2 juta, sehingga total subsidinya sebesar Rp 2,4 juta selama 4 bulan. Dan pencairannya tahap pertama dilakukan melalui transfer bank BUMN. Ida Fauziyah menargetkan jadwal pencairan tahap pertama selambat-lambatnya akhir September 2020 atau paling lambat pada 30 September 2020.

Sementara untuk BLT subsidi gaji pekerja tahap kedua akan segera meluncur, hal ini diakui oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan 3 juta data pekerja ke Kemnaker pada hari Selasa minggu ini.

Namun, ada juga beberapa hal yang menjadi penyebab kenapa bantuan BLT Rp 600 ribu belum juga diterima. Ada 4 penyebab yaitu:

  1. Rekening pekerja belum disetorkan oleh perusahaan

Daftar penerima BLT gaji beserta dengan nomor rekeningnya harus didaftarkan oleh perusahaan pemberi kerja. Dalam hal ini HRD, meminta informasi tentang status kepesertaan karyawan di BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga selama proses pendataan pihak perusahaan harus proaktif untuk menyediakan data peserta BP Jamsostek.

  1. Pemerintah mencairkan bertahap

BP Jamsostek menyatakan ada 15,7 juta pekerja peserta aktif yang memiliki gaji di bawah Rp 5 jut per bulan yang akan menerima BLT BPJS. Untuk pencairan pada tahap awal pemerintah menyalurkan kepada 2,5 juta peserta. Dan penyaluran selanjutnya akan dilakukan oleh pemerintah secara bertahap hingga mencapai target peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 15,7 juga penerima program.

BLT Gaji Tidak Kunjung Cair

  1. Belum selesai validasi

Untuk total nomor rekening BP Jamsostek mengatakan hingga 21 Agustus 2020 lalu baru ada sebanyak 13,7 juta data penerima yang sudah di validasi. Dan masih tersisa 2 juta rekening yang sedang dalam proses validasi. Proses validasi akan dilakukan dalam tiga tahap agar bantuan pemerintah lewat rekening ini tepat sasaran yaitu validasi eksternal, validasi internal BP Jamsostek, dan validasi internal.

  1. Tidak lolos proses validasi
READ  Tips Sehat dan Selamat di Saat Mudik Lebaran

Pada validasi kedua hanya 8.177.261 data yang dinyatakan valid untuk pencairan BLT BPJS. Dan untuk 1.155.125 data pekerja dinyatakan tidak valid sebagai penerima bantuan BPJS. Sehingga dari data yang tidak valid akan di drop karena di luar kriteria Permenaker, dimana sudah diatur dalam Permenaker No.14 Tahun 2020.

fasha

Related Posts