Cara Membuat Benih Padi Sendiri Untuk Menghemat Biaya

Cara Membuat Benih Padi Sendiri Untuk Menghemat Biaya

Artikel ini akan membahas cara membuat benih padi unggul sendiri untuk menghemat biaya.

Saat ini ada berbagai jenis benih padi yang dijual di pasaran. Dalam beberapa saat, banyak petani kecewa dengan hasilnya.

Ada benih padi yang dikompilasi yang ditanam dengan baik tetapi produktivitas tanaman jauh dari harapan, beberapa mudah diserang oleh hama.

Karena itu, petani sepakat untuk membuat benih padi sendiri. Ketika padi menguning padi biasanya dipanen dengan berbagai cara salah satunya menggunakan mesin panen padi atau cara tradisional.

Petani bisa mendapatkan benih unggul menggunakan panen sebelumnya. Jadi jika hasil padi tinggi, disarankan untuk menyisihkan 25 kg (untuk 1 hektar menurut pemerintah kabupaten) untuk bibit padi yang tidak digunakan dalam penanaman berikutnya.

Selain produktivitasnya tinggi, hal-hal lain yang harus diperhatikan untuk menjadikan gandum menjadi bibit unggul terlebih dahulu adalah memastikan bahwa tanaman tersebut sebelumnya tidak terserang hama penyakit / sehat.

Dengan membuat benih padi sendiri, petani dapat menghemat biaya produksi.

Sekitar 60-65% Peningkatan produktivitas pertanian ditentukan oleh benih unggul, oleh karena itu memperhatikan benih sangat penting dalam budidaya.

Cara Membuat Benih Padi Unggul Anda Sendiri

Beras pasca panen

Panen padi yang akan menghasilkan biji unggul adalah beras kompas yang telah menguning 85-92%. Ini meningkatkan benih padi maksimum. Dan tentu saja jika terlalu tua itu juga ditakuti karena hama wereng.

Panen padi dilakukan secara khusus dengan jenis khusus untuk membuat benih padi unggul.

Keringkan nasi di alas yang lunak dan jangan di permukaan yang keras seperti lantai.

Untuk hasil yang baik, keringkan benih padi di tenda atau terpal untuk mengupas benih padi unggul.

Ketika cuaca cerah, biji-bijian dikeringkan di bawah sinar matahari selama 3-4 hari sampai kadar air biji-bijian mencapai 11-12%. Ini penting agar dalam penyimpanan, bibit tidak busuk.

Setelah benih padi dikeringkan di bawah sinar matahari, diamkan selama beberapa hari.

READ  Beberapa Keutamaan Membaca Alquran, Apa Saja?

Cara Membuat Benih Padi Pertama : Persiapan Benih

Saat musim tanam dimulai, benih dapat disiapkan. Hal pertama yang harus dilakukan dalam menyiapkan bibit adalah merendamnya. Ini berfungsi untuk memilih benih mana yang akan digunakan.

Ketika pencelupan harus diperhatikan hal-hal berikut agar hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diinginkan dan sesuai dengan pertanian. Pastikan juga cocok dengan metode penanaman yang digunakan.

Jika menggunakan metode SRI, petani hanya perlu merendam 1-2 kg untuk 100 batang / ubin atau 5-6 kg untuk satu ha. Tentu sangat berbeda jika Anda memilih metode Hazton atau yang lain.

Siapkan air yang sudah mengandung garam, atau abu dengan syarat telur yang disediakan akan mengambang di tengah udara.

Setelah direndam, akan ada pemisahan benih padi yang akan dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu bagian paling dasar atau terendam, yang akan memiliki kekuatan pertumbuhan 90-95%,

Sedangkan bagian kedua yang melayang, beras akan memiliki kekuatan pertumbuhan 85-90%, sedangkan bagian yang melayang di atas akan memiliki kekuatan pertumbuhan 0-85%.

Pilih benih yang terendam dan hanyut untuk ditanam. Dianjurkan untuk tidak menggunakan benih terapung karena kemampuan mereka untuk tumbuh sangat kecil.

Penyemaian Benih

Setelah mendapatkan benih yang akan ditanam, benih dapat direndam di udara yang telah ditambahkan sedikit hormon sebelumnya.

Ada banyak produk hormon yang dapat digunakan dan ditemukan di pasaran dengan tingkat yang direkomendasikan tercantum pada kemasan. Hormon yang digunakan untuk perkecambahan biji adalah auksin dan giberelin.

Rendam benih selama 24 jam penuh sampai akar mulai tampak sedikit. Jika belum keluar, terus berendam hingga kandidat mulai mencapai 0,5 cm.

Periksa secara teratur bahwa benih siap ditanam di baki. Siapkan media penyemaian dalam bentuk ladu atau sawah kering.

Untuk menghilangkan kerikil, tanah disaring terlebih dahulu, setelah itu tanah diratakan dalam nampan setebal sekitar 2 cm.

Kemudian benih yang direndam ditaburkan ke dalam baki media pembibitan. Sirami bibit secara berkala untuk memastikan ketersediaan benih yang cukup untuk tumbuh dengan baik.

READ  Yuk Intip! Tips Membangun Bisnis Startup Digital

Setelah tunas mulai muncul, pindahkan baki ke lokasi terbuka sehingga biji menyerap cukup sinar matahari.

Setelah 4-5 daun muncul atau mulai 10-25 hari, benih siap untuk ditransplantasikan. Karena pada usia ini akar bijinya cukup kuat dan kuat.

Untuk daerah endemik siput, disarankan untuk memindahkan tanaman dengan benih lama cukup lama.

Demikian artikel tentang cara membuat benih padi unggul sendiri, semoga bermanfaat dan sebagainya.

rahman

Related Posts